Les Ngaji Online atau Guru Datang ke Rumah?

Les ngaji online paling cocok bila Anda tinggal di luar negeri, jadwal keluarga sering berubah, atau anak sudah cukup besar untuk fokus di depan layar. Guru yang datang ke rumah lebih pas bila Anda tinggal di Indonesia dan anak masih kecil, karena guru bisa duduk di sebelahnya, menunjuk huruf di buku, dan melihat gerak bibirnya dari dekat. Untuk anak usia SD, keduanya sama-sama bisa berjalan baik.

Yang paling menentukan biasanya bukan teknologinya, melainkan tiga hal: usia anak, tempat keluarga tinggal, dan siapa yang bisa mendampingi. Berikut cara menimbangnya.

Mencari guru ngaji privat untuk anak? Satu Tutor mencarikan ustadz atau ustadzah yang cocok, lalu mengirim laporan perkembangan anak setiap bulan.

Guru ngaji online, dari luar negeri

Untuk keluarga Indonesia di Timur Tengah, Jepang, Korea, dan negara lain. Jadwal mengikuti zona waktu Anda.

Guru ngaji ke rumah, di kota Anda

Ustadz atau ustadzah datang ke rumah Anda, di kota-kota di seluruh Indonesia.

Perbedaan utama online dan ke rumah

  • Cara guru mengoreksi. Di rumah, guru bisa menunjuk huruf, membetulkan posisi duduk, dan melihat gerak bibir anak dari dekat. Saling melihat gerak bibir ini termasuk cara melatih makhraj yang dipakai di TKA-TPA tempat Iqro lahir. Lewat video call, guru tetap bisa melihat dan mendengar anak, asalkan kamera dan suaranya jelas.
  • Jadwal. Guru online tersedia pagi, sore, dan malam WIB, sehingga jadwal bisa mengikuti zona waktu keluarga. Untuk guru ke rumah, kami mencarikan guru sedekat mungkin dengan rumah Anda, pada hari dan jam yang Anda pilih.
  • Persiapan. Online butuh HP, tablet, atau laptop dengan kamera, internet yang stabil, dan aplikasi seperti Zoom, Google Meet, atau WhatsApp. Ke rumah butuh tempat belajar yang tenang dan orang dewasa yang ada di rumah selama sesi.
  • Pendampingan. Untuk anak usia dini yang belajar online, kami menganjurkan orang tua ikut mendampingi. Saat guru datang ke rumah, orang tua tidak harus duduk di sebelah anak, tetapi sebaiknya tetap di rumah.
  • Biaya. Harga paket online dan ke rumah berbeda. Paket ke rumah harganya sama di semua kota. Rinciannya, termasuk untuk kakak-adik, ada di daftar harga.

Usia anak dan waktu layar

WHO (2019) menganjurkan waktu layar sambil duduk untuk anak usia 2–4 tahun tidak lebih dari 1 jam sehari, dan makin sedikit makin baik. IDAI, dalam rekomendasi masa belajar di rumah tahun 2020, memberi batas serupa untuk anak 3–6 tahun, serta 1–1,5 jam untuk anak usia SD.

Sesi ngaji online memang berbeda dengan menonton video, karena anak bercakap dua arah dengan gurunya. Meski begitu, tidak ada pengecualian resmi untuk sesi belajar online. Satu sesi berlangsung 60 menit, jadi untuk anak prasekolah, satu sesi saja sudah memakai seluruh jatah layar hari itu.

Karena itu, bila anak Anda masih TK dan Anda tinggal di Indonesia, guru yang datang ke rumah sering menjadi pilihan yang lebih ringan. Bila tetap memilih online, dampingi anak dan kurangi tontonan lain di hari yang sama. Untuk anak SD, sesi online 60 menit masih masuk batas yang disarankan IDAI, asalkan tidak menumpuk dengan waktu layar lain.

Kapan les ngaji online lebih tepat

  • Keluarga tinggal di luar negeri dan tidak ada guru berbahasa Indonesia di sekitar. Contoh pengaturan jam ada di panduan jadwal ngaji online dari luar negeri, juga untuk keluarga di Jepang dan Arab Saudi.
  • Waktu luang keluarga baru ada di malam hari, atau jadwalnya sering berubah.
  • Anak sudah usia SD dan bisa duduk fokus di depan layar.
  • Di dekat rumah belum ada guru yang bisa datang di jam yang Anda butuhkan.

Kapan guru datang ke rumah lebih tepat

  • Anak masih usia TK atau baru mulai mengenal huruf hijaiyah, sehingga perlu ditunjukkan huruf di buku dan dibetulkan secara langsung.
  • Anak mudah teralihkan oleh layar, atau gelisah saat video call.
  • Orang tua tidak bisa mendampingi sesi online, tetapi ada orang dewasa lain di rumah.
  • Anda sedang mengurangi waktu layar anak.
  • Koneksi internet di rumah sering putus.

Kalau ternyata ada TPA yang cocok di dekat rumah, pilihan itu juga layak ditimbang. Perbandingannya ada di artikel TPA, TPQ, atau les ngaji privat.

Harga guru ngaji ke rumah dibanding online

Untuk satu anak, paket online dimulai sedikit lebih rendah daripada paket guru datang ke rumah dengan jumlah sesi yang sama. Pada keduanya, jadwal Sabtu–Ahad lebih mahal daripada hari kerja. Hitungannya berbalik untuk kakak-adik: satu guru yang datang ke rumah bisa mengajar mereka dalam satu kunjungan sehingga biaya per anak jauh lebih hemat, sedangkan untuk online setiap anak mendapat paket sendiri. Angka lengkapnya, termasuk biaya pendaftaran, ada di halaman biaya guru ngaji privat.

Supaya les ngaji online berjalan baik

  • Atur posisi kamera. Letakkan perangkat sejajar wajah anak, dengan mulut dan bukunya terlihat. Guru perlu melihat gerak bibir dan halaman yang sedang dibaca.
  • Pakai buku cetak. Siapkan buku Iqro atau mushaf di meja, supaya layar hanya untuk melihat guru.
  • Jangan membaca bersamaan. Video call biasanya punya sedikit jeda suara, sehingga bacaan yang saling tumpang tindih sulit disimak. Biarkan guru memberi contoh, lalu anak membaca sendiri. Ini juga sejalan dengan petunjuk buku Iqro: guru memberi contoh, lalu cukup menyimak, tanpa menuntun anak membaca.
  • Pilih ruang yang tenang. Matikan televisi dan jauhkan dari adik yang sedang bermain.
  • Ulangi sebentar di hari lain. Latihan 5–10 menit di hari tanpa sesi membantu anak tidak lupa. Idenya ada di kegiatan mengaji 10 menit untuk anak TK.

Supaya guru ke rumah terasa nyaman

  • Siapkan tempat yang sama setiap sesi, misalnya meja kecil di ruang tamu, jauh dari televisi.
  • Pastikan ada orang dewasa di rumah selama guru mengajar.
  • Pastikan anak sudah makan, sudah ke kamar mandi, dan siap sebelum guru datang, supaya 60 menit terpakai untuk belajar.
  • Ceritakan hal kecil yang perlu guru tahu, misalnya anak sedang tumbuh gigi, baru pindah sekolah, atau mudah lelah di sore hari.

Masih ragu? Amati bulan pertama

Kecocokan sulit ditebak dari awal. Di bulan pertama, amati tiga hal: apakah anak menanti jadwal ngajinya, apakah ia bisa mengikuti sesi sampai selesai, dan apakah laporan bulanan menunjukkan kemajuan, meskipun kecil. Bila salah satunya tidak berjalan, bicarakan dengan guru atau pertimbangkan cara belajar yang lain.

Satu Tutor mencarikan ustadz atau ustadzah untuk kedua cara ini: online untuk keluarga di luar negeri, atau guru ngaji yang datang ke rumah di kota-kota di seluruh Indonesia. Bulan pertama menjadi masa coba: bila anak kurang cocok, gurunya kami ganti tanpa biaya, atau Anda bisa berhenti di akhir bulan. Perbandingan harga online dan ke rumah ada di daftar harga lengkap.

Sumber

  • WHO (2019), “To grow up healthy, children need to sit less and play more” (tautan).
  • Kompas.com (5 Agustus 2020), “Simak, Rekomendasi IDAI soal Screen Time Anak Selama Belajar di Rumah” (tautan).
  • Ulfah, Assingkily, dan Kamala (2019), “Implementasi Metode Iqro’ dalam Pembelajaran Membaca Al-Qur’an”, Ta’dibuna: Jurnal PAI 2(2) (tautan).
  • As’ad Humam, Buku Iqro’ Cara Cepat Belajar Membaca Al-Qur’an jilid 1–6, edisi revisi 2000, petunjuk mengajar jilid 1 (pindaian).